Tampilkan postingan dengan label pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pria. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Agustus 2014

5 Penyakit Seksual Paling Banyak Dialami Pria


Penyakit seksual merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui hubungan seks, bagi pria yang sering melakukan hubungan seks berganti ganti dengan banyak wanita biasanya akan sangat rentan tertular penyakit seksual. Nah berikut ini ada beberapa penyakit seksual yang paling sering dialami pria. Ingin tahu penyakit seksual apa aja itu simak 5 penyakit seksual paling banyanak dialami pria berikut ini.
Penyakit Seksual

1. HIV/AIDS
Jumlah infeksi HIV/AIDS secara perlahan tapi pasti terus meningkat. Para ahli mengungkapkan bahwa angka kasus baru dari HIV/AIDS ini paling banyak ditemukan pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki.
Gejala awal dari infeksi ini mirip seperti orang terkena flu, muncul ruam yang tidak diketahui penyebabnya, infeksi jamur di tenggorokan dan kelelahan yang tidak biasa. Karena penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh, maka orang dengan HIV/AIDS rentan terkena penyakit infeksi lainnya.
2. Kencing nanah
Kencing nanah atau gonorrhea adalah penyakit menular kedua yang banyak dialami laki-laki. Gejala yang muncul seperti keluar nanah dari uretra dan rasa terbakar saat buang air kecil. Jika tidak diobati maka kondisi ini bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi yang menyerang testis dan bisa mengakibatkan infertilitas.
3. Chlamydia
Penyakit ini prevalensinya lebih tinggi terjadi pada laki-laki berusia 20-24 tahun. Meskipun tanpa gejala, chlamydiabisa menyebabkan peradangan di prostat, testis dan uretra. Karena tidak disadari maka laki-laki kerap menularkan chlamydia pada mitranya.
4. Herpes Simplex Virus-2 (HSV-2)
Infeksi ini bisa menyebabkan kondisi herpes genital yang dapat didiagnosis melalui tes darah. Hingga saat ini belum ada vaksin untuk mencegahnya, dan pengobatan yang dilakukan hanya menggunakan obat antivirus.
5. Sifilis (raja singa)
Sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Hal ini sering tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun dan karena itu bisa ditularkan oleh orang yang tidak menyadari mereka terinfeksi. Penyakit ini biasanya banyak terjadi pada laki-laki yang suka gonta ganti pasangan dan berhubungan dengan sesama jenis.
Jika tidak diobati, pasien dapat mengalami ruam, demam, pembengkakan kelenjar getah bening dan gejala lainnya. Tahap akhir dari sifilis ditandai dengan kerusakan otak, saraf, mata, jantung, serta organ lainnya. sumber
ReadMore..

Minggu, 01 Desember 2013

10 Pria Tampan Yang Dulunya Adalah Wanita

- Ada banyak hal yang membuat orang menjadi transgender seperti merasa terjebak pada diri yang salah, adanya tekanan sosial, akibat dorongan faktor ekonomi dan kadang faktor genetik menyebabkan orang bingung menentukan identitas seksualnya.

Meski sering dianggap tidak normal, faktanya ada beberapa orang yang memang dilahirkan sebagai interseks atau memiliki jenis kelamin yang tidak jelas.

Berikut ini adalah 10 pria tampan dan sukses, padahal terlahir sebagai seorang perempuan, seperti dikutip dari oddee via The HuffingtonPost, Kamis 19/1/2012) yaitu:



1. Balian Buschbaum



Balian lahir pada tahun 1980 sebagai Yvonne Buschbaum dan seorang mantan atlet lompat tiang Jerman. Ia pernah menjadi atlet perempuan kedua terbaik di Jerman untuk cabang tersebut, tapi pada tahun 2007 ia menyatakan pensiun karena mengalami cedera persisten.

Selain itu ia juga menyatakan keinginannya untuk mulai melakukan terapi penggantian jenis kelamin. Pada tahun 2008 ia resmi mengganti nama dan menjalani operasi ganti kelamin menjdi seorang laki-laki.

2. Buck Angel



Buck Angel adalah seorang pembuat film dewasa dan ikon dari sebuah komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Ia pernah menjadi pemenang dalam Adult Video News Award ‘Transsexual Performer of the Year’ pada tahun 2007. Saat ini ia bekerja sebagai advokat, pendidik, dosen dan penulis yang menjalankan perusahaan produksi sendiri.

3. Loren Cameron



Loren Rex Cameron adalah seorang fotografer Amerika dan penulis. Salah satu karyanya adalah potret orang lesbian dan waria serta ia juga mendokumentasikan transisi fisiologis dirinya dari seorang perempuan menjadi laki-laki.

4. Ian Harvie



Ian Harvie adalah seorang komedian stand up yang sering menggunakan topik transsexuality ketika sedang beraksi. Ia pernah beraksi bersama dengan Margaret Cho dan sejumlah selebriti terkenal lainnya dan menjadi salah satu ikon komunitas budaya pop di kalangan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender).

5. Lucas Silveira



Silveira lahir di Kanada pada tahun 1979 dan mencatat sejarah sebagai orang pertama yang terbuka menjadi jati dirinya dalam sebuah band rock yang ditangani oleh label rekaman besar. Silveira adalah seorang vokalis, gitaris dan pencipta lagu untuk band The Cliks.

6. Katastrophe



Rocco Kayiatos atau dikenal sebagai Katastrophe adalah seorang rapper hip hop Amerika dan produser. Kayiatos secara luas dikenal sebagai penyanyi transgender pertama di genre hip hop.

7. Thomas Beatie



Beatie mendapat perhatian internasional karena menjadi salah satu laki-laki yang bisa hamil. Ia lahir dan menjalani hidupnya sebagai seorang perempuan hingga berusia pertengahan 20 tahun. Kemudian ia mulai melakukan terapi hormon laki-laki tapi tetap mempertahankan organ seks perempuan.

Kondisi ini membuat ia bisa hamil dan memiliki anak bersama pasangannya dengan menggunakan donor sperma. Saat ini Beatie sudah memiliki 3 orang anak dan mulai melakukan kembali terapi hormon laki-laki.

8. Ryan Sallans



Ia lahir sebagai Kimberly Ann Sallans dan sekarang menjadi seorang advokat untuk memperjuangkan hak-hak LGBT, serta menjadi pembicra publik untuk mendidik masyarakat mengenai is-isu transgender dan perubahan sistem perawatan kesehatan.

Sallans menjalani transformasi dari perempuan menjadi laki-laki selama beberapa tahun dan menyelesaikannya pada tahun 2005. Ia pernah tampil di acara ‘Larry King Live!’ serta publikasi di berbagai majalah.

9. Andreas Krieger



Krieger adalah seorang atlet Jerman yang tergabung daalm tim atletik. Sejak awal remaja ia diberikan anabolik steroid tanpa sepengetahuannya yang membuat ia menjadi lebih maskulin dalam penampilan dan sikap. Ia memilih pensiun dari olahraga pada tahun 1990 dan menjalani operasi penggantian kelamin pada tahun 1997.

10. Chaz Bono



Chaz Bono lahir sebagai Chastity Bono yang merupakan putri terkenal dari pasangan Sonny dan Cher. Di mata publik ia diketahui sebagai seorang lesbian saat berusia 25 tahun sebelum akhirnya ia menyadari adalah seorang transgender.
Chaz menjalani operasi penggantian jenis kelamin selama 2 tahun dan sekarang ia hidup bahagia sebagai seorang laki-laki. Ia pun menjadi salah satu kontestan dalam sebuah acara televisi terkenal, Dancing With The Stars.

sumber : indojunkers.com




Artikel Terkait :

  • 10 Selebritis Dunia dengan Mobile Kerennya yang Super Mahal
  • Kisah James Bond Asli di Dunia Nyata
  • Beginilah Tampang Ketika Artis Hollywood Menguap
ReadMore..

Minggu, 24 November 2013

SEKS RUTIN BISA JAUHKAN IMPOTENSI PADA PRIA



BERBAGAI penelitian menunjukkan betapa banyak faedah yang diperoleh dari aktivitas seksual yang dilakukan secara sehat, rutin, dan benar. Manfaatnya tentu bukan hanya akan dirasakan langsung oleh kaum Adam, tapi juga para wanita.

Khusus bagi pria, kabar baik baru-baru ini disampaikan para ahli Finlandia. Melalui riset yang dimuat jurnal The American Journal of Medicine edisi Juli, mereka mengindikasikan bahwa seks secara rutin memberi manfaat tambahan ,yakni menekan risiko mengalami problem ereksi atau disfungsi ereksi (erectile disfunction/ED).

Adalah Dr Juha Koskimaki, ahli dari Tampere University Hospitals Department of Urology, yang menyimpulkan hal tersebut setelah melakukan kajian data sekitar 1.000 pria Finlandia berusia 55 hingga 75 tahun.

Penelitian menunjukkan, pria yang mengaku berhubungan seks kurang dari sekali seminggu berisiko dua kali lipat mengalami disfungsi ereksi dibandingkan lelaki yang melakukan seks rutin seminggu sekali.

Di antara pria yang berhubungan seks kurang dari sekali seminggu, tercatat ada 79 kasus disfungsi dari 1.000 pria. Angka tersebut turun menjadi 32 kasus per 1.000 di antara pria yang melakukan seks rutin seminggu sekali, dan terus menurun hingga 16 kasus per 1.000, di antara pria yang melakukan aktivitas seksual tiga kali atau lebih dalam satu minggu.

Ereksi pagi hari

Riset juga mencatat, frekuensi ereksi pada pagi hari tidak ada hubungannya dengan kasus disfungsi yang moderat atau tak parah. Walaupun begitu, perkembangan rata-rata kasus disfungsi yang sangat parah dapat diprediksi dari frekuensi seorang pria mengalami ereksi pada pagi hari.

Di antara pria yang mengalami ereksi pagi kurang dari sekali dalam seminggu, risiko mengalami disfungsi ereksi 2,5 kali lipat lebih besar di banding pria yang mengalami dua atau tiga kali ereksi pagi dalam seminggu.

"Berhubungan intim secara rutin memiliki peran yang penting dalam melanggengkan fungsi ereksi di antara pria lanjut usia, padahal ereksi pagi hari mempengaruhi efek yang sama. Aktivitas seksual yang berkesinambungan dapat menurunkan kasus disfungsi ereksi dalam perbandingan langsung dengan frekuensi berhubungan," ungkap Koskimaki

Sementara itu, Dr. Hossein Sadeghi-Nejad, associate professor Urologi dari UMDNJ New Jersey Medical School Hackensack University Medical Center menyatakan hasil penelitian ini memiliki basis ilmiah dan sejalan dengan konsep bedah vaskuler.

"Ini sama seperti yang terjadi pada bagian tubuh yang lainnya dengan merujuk pada suatu konsep dalam bedah vaskuler yang disebut use it or lose it. Aktivitas seksual akan mendukung pemeliharaan fungsi ereksi secara normal ," ungkap Sadeghi-Nejad.

Ia menambahkan, temuan ini juga berimplikasi pada proses rehabilitasi pasien pascapengobatan kanker prostat.

"Yang sangat diharapkan sekarang ini adalah apa yang dapat dilakukan untuk merehabilitasi pria pengidap problem ereksi setelah menjalani pembedahan kanker prostat atau terapi radiasi. Apapun yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan oksigenasi dalam penis tentu akan membantu pasien kembali normal," papar Sadeghi-Nejad.

Jadi, jika seseorang terlibat secara alami dalam perilaku yang meningkatkan aliran darah ke penis tentu akan memberi dampak positif dalam mencegah disfungsi ereksi, tambahnya.

Sadeghi-Nejad juga menekankan bahwa penelitian ini hanya ditujukan pada berhubungan intim melalui vagina, dan bukannya masturbasi atau onani
ReadMore..